Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan

PLS FIP UNNES Gedung A2 Lan.2 Telp 08157764965 Email:pls_fip_unnes@yahoo.com

Wednesday, June 21, 2006

Waktu Di Bogor

Free Image Hosting at ImageShack.us
that my pic.waktu dibogor studi banding ama teman2 yang ikut LKTM,
Salam buat teman2 di PLS

Hendra Dedi K

Photobucket - Video and Image Hosting
A. Sejarah Singkat
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (Departmen of Nonformal Education) semula bernama Jurusan Pendidikan Sosial (Department of Social Education) berdiri bersamaan waktunya dengan berdirinya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Faculty of Teacher Trainning and Education), Universitas Diponegoro Semarang. Sejalan dengan waktu berdirinya Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Institute of Teacher Trainning and Education) Semarang, 30 Maret 1965, Jurusan Pendidikan Sosial berada di bawah Fakultas Ilmu Pendidikan (Faculty of Education). Jurusan Pendidikan Sosial membuka program pendidikan Sarjana Muda—masukan dari lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (Senior High School Education) dengan masa kuliah selama 3 tahun, dan Sarjana—masukan dari lulusan Sarjana Muda dengan masa kuliah selama 2 tahun.
Pada tahun 1980 Jurusan Pendidikan Sosial berubah menjadi Jurusan PLS dengan membuka program pendidikan Sarjana (S1) dan program pendidikan Diploma (D1). Pada tahun 1985 program pendidikan D1 ditutup karena kebutuhan tenaga kependidikan PLS tingkat menengah telah terpenuhi. Demikian pula pada tahun 1987 program pendidikan S1 ditutup karena jumlah lulusan yang dihasilkan oleh Jurusan PLS tidak sebanding dengan jumlah tenaga kependidikan yang dibutuhkan.
Pada tahun 1991 Jurusan PLS dibuka kembali untuk melayani kekurarangan kebutuhan tenaga kependidikan PLS yang telah bekerja dan ingin melanjutkan pendidikan jenjang sarjana. Pada tahun 2000 dibuka kembali untuk melayani mahasiswa yang baru lulus Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, dan melayani mahasiswa alih kredit semester. Pada tahun 2002 jurusan tidak lagi melayani mahasiswa alih kredit semester, dan hanya melayani mahasiswa yang baru lulus dari Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.
Pada tahun 1999 terbit Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 124 tahun 1999 yang mengatur perubahan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Semarang menjadi Universitas Negeri Semarang. Fakultas dan Jurusan di lingkungan Universitas Negeri Semarang mengalami perubahan, kecuali Fakultas Ilmu Pendidikan dan Jurusan PLS.

B. Visi, Misi, dan Tujuan
1. Visi
Menghasilkan tenaga kependidikan PLS profesioanl yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif serta berlandaskan pada ilmu pengetahuan dan teknologi, nilai-nilai akademik, moral-etik dan budaya bangsa.

2. Misi
a. Memberikan layanan pendidikan akademik-profesional berkualitas untuk menghasilkan tenaga kependidikan profesional PLS sesuai dengan jumlah, kualitas, dan relevansinya dengan kebutuhan pembangunan.
b. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan model-model inovatif di bidang pengelolaan institusi, program, dan pembelajaran dalam PLS, serta pemberdayaan masyarakat.
c. Memberikan layanan bimbingan, penyuluhan, dan pendampingan inovatif kepada warga masyarakat di bidang pengelolaan institusi, program, dan pembelajaran dalam PLS, serta pemberdayaan masyarakat.

3. Tujuan
a. Menghasilkan tenaga kependidikan profesional PLS yang memiliki kemampuan mengelola institusi, program, dan pembelajaran dalam PLS, dan memberdayakan masyarakat, serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan kehidupan masyarakat nasional dan global.
2. Menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi PLS berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi, dan budaya bangsa.
3. Menyebarluaskan dan memberikan layanan pendidikan inovatif kepada masyarakat berbasis penelitian dan pengembangan.

C. Kedudukan, Tugas, dan Fungsi
1. Kedudukan
a. Jurusan PLS adalah unsur pelaksana Fakultas Ilmu Pendidikan yang berada di bawah Dekan.
b. Jurusan PLS dipimpin oleh seorang Ketua jurusan yang dipilih diantara tenaga pengajar dan bertanggung jawab langsung kepada Dekan.
c. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Ketua Jurusan dibantu oleh seorang Sekretaris Jurusan
2. Tugas
Jurusan PLS bertugas melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ilmu, teknologi PLS yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
3. Fungsi
Untuk menyelenggarakan tugas-tugas yang telah dibebankan tersebut, Jurusan PLS berfungsi:
a. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran di bidang ilmu dan teknologi kePLS
b. Melaksanakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kePLS.
c. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat
d. Melaksanakan pembinaan sivitas akademika

D. Kurikulum
1. Kompetensi Lulusan
Kurikulum program Strata Satu (SI) Jurusan PLS dikembangkan berdasarkan pendekatan kompetensi. Dalam arti pengembangan kurikulum didasarkan pada seperangkat pengetahuan, keahlian, sikap, dan nilai yang harus dikuasai oleh lulusan agar mampu melakukan tugas-tugas profesional di dalam mengelola institusi, program, dan pembelajaran dalam LS serta pemberdayaan masyarakat.
Untuk melaksanakan kurikulum tersebut Jurusan PLS di samping berupaya membekali lulusan di bidang kompetensi profesional dan akademik yang bersifat generik, juga membekali kompetensi spesifik (optional) yang digunakan untuk menerapkan kompetensi profesional dan akademik secara utuh. Kompetensi spesifik yang dimaksud yaiktu: (a) Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini; (b) Pengembangan Sumberdaya Manusia; dan (c) Pemberdayaan Masyarakat. Apabila unsur-unsur kompetensi profesional dan akademik tersebut dimasukkan ke dalam rumpun atau standar kompetensi, maka akan tampak sebagai berikut:
a. Kompetensi Pedagogik
1) Menguasai wawasan ilmu pendidikan untuk memahami dan mengembangkan institusi, program, dan pembelajaran.
2) Menguasai manajemen pendidikan untuk mengelola institusi, program, dan pembelajaran.
3) Menguasai karakteristik psikologis dan sosiologis peserta didik
4) Memahami kebutuhan dan minat belajar peserta didik
5) Memahami perilaku belajar peserta didik
b. Kompetensi Sosial
1) Menguasai wawasan ilmu-ilmu sosial untuk memahami masyarakat dan mengembangkan institusi, program, dan pembelajaran.
2) Menguasai proses dan hasil perubahan sosial dan perubahan terencana
3) Menguasai wawasan multikulturalisme
c. Kompetensi Profesional
1) Mengelola Institusi PLS
a) Menguasai pengelolaan personel pendidikan
b) Menguasai pengelolaan beaya dan sumber pembeayaan pendidikan
c) Menguasai pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan
2) Mengelola Program PLS
a) Menguasai pengelolaan kurikulum
b) Menguasai pengelolaan bahan belajar
c) Menguasai pengelolaan pendidik
d) Menguasai pengelolaan peserta didik
e) Menguasai pengelolaan sistem penyajian program
f) Menguasai pengelolaan pemasaran program
g) Menugasai pengelolaan pembeayaan program
h) Menguasai pengelolaan Monitoring, Evaluasi, dan Supervisi program
i) Menguasai penelitian dan pengembangan untuk mengkaji dan mengembangkan institusi, program, dan pembelajaran.

3) Mengelola Pembelajaran
a) Mampu merancang pembelajaran
b) Mampu melaksanakan pembelajaran
c) Mampu mengevaluasi pembelajaran
d. Kompetensi Personal
1) Menguasai wawasan pengembangan profesi
2) Menguasai wawasan teknologi informasi

E. Dosen
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah memiliki 21 orang dosen dengan kualifikasi dan keahlian sebagai berikut:

01. Prof. Drs. Supardi, M.M, Sarjana Pendidikan IKIP Jogyakarta, Magister Manajemen Universitas Islam Indonesia, keahlian Metodologi Penelitian

02. Drs. Zoedindarto Budihartono, Sarjana Pendidikan IKIP Jogyakarta, keahlian Pekerjaan Sosial

03. Dr. Rasdi Ekosiswoyo, M.Sc, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister of Science, Syracuse University, Amerika Serikat, Doktor Universitas Pendidikan Indonesia, keahlian Manajemen dan Evaluasi Pembelajaran.

04. Drs. Siswanto, M.M., Sarjana Pendidikan IKIP Jogyakarta, dan Magister Manajemen, Stikubank, keahlian Pengembanan Kurikulum

05. Drs. Khomsoun Nurhalim, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKP Jogyakarta, Magister Pendidikan IKIP Malang, keahlian Pendidikan Sepanjang Hayat

06. Dr. Agus Salim, M.S, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Sain Universitas Kristen Satyawacana, Doktor Universitas Indonesia, keahlian Pendidikan Multikultural

07. Dr. Trijoko Rahardjo, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Pendidikan IKIP Malang, Doktor Universitas Pendidikan Indonesia, keahlian Dinamika Kelompok

08. Drs. Joko Sutarto, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Pendidikan IKIP Malang, Kandidat Doktor Universitas Negeri Semarang, keahlian Manajemen Pelatihan

09. Drs. Utsman, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Malang, Magister Pendidikan IKIP Malang, Kandidat Doktor Universitas Negeri Yogyakarta, keahlian Difusi dan Inovasi Pendidikan
10. Drs. Fahruddin, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Jogyakarta, Magister Pendidikan IKIP Jogyakarta, Kandidat Doktor Universitas Jakarta, keahlian Penelitian dan Evaluasi Pendidikan.

11. Drs. Sawa Suryana, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, keahlian Ekonomi Pembangunan.

12. Dr. Achmad Rifa’i RC, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Pendidikan IKIP Malang, Doktor Universitas Pendidikan Indonesia, keahlian Andragogi

13. Dra. Liliek Desmawati, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Pendidikan IKIP Malang, keahlian Pendidikan Kehidupan Berkeluarga

14. Dra. Emmy Budihartati, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Pendidikan IKIP Malang, Kandidat Doktor Universitas Jakarta, keahlian Pendidikan Anak Usia Dini

15. Drs. Amin Yusuf, MS, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Pendidikan Institut Pertanian Bogor, Kandidat Doktor Universitas Negeri Semarang, Keahlian Ekonomi Pendidikan.
16. Dra. Mintarsih Arbarini, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Pendidikan IKIP Malang, keahlian Disain Pembelajaran Orang Dewasa.

17. Dra. Tri Suminar, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Malang, Magister Pendidikan IKIP Malang, keahlian Antropologi Budaya

18. Drs. Daman, M.Pd, Sarjana Pendidikan IKIP Semarang, Magister Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, Kandidat Doktor Universitas Pendidikan Indonesia, keahlian Konsep Dasar Pelatihan

19. Dra. Lita Latiana, SH, Sarjana Pendidikan IKIP Semarnag, Sarjana Hukum Universitas Diponegoro, keahlian Perkembangan Anak Usia Dini

20. Drs. Ilyas, M.Ag, Sarjana Agama Islam IAIN Sunan Kalijaga Jogyakarta, Magister Agama IAIN Sunan Kalijaga Jogyakarta, Keahlian Pendidikan Agama Islam.

21. Drs. Sungkowo Edy Nugroho, MS, Sarjana Pendidikan Universitas Negeri Semarang, Magister Sains Universitas Satyawacana Salatiga, Keahlian Sosiologi Pembangunan